24 March 2009

Nowaday....

I think I am getting sick of this election that will be held on 9th april. The politicians always say that their are care about people. but you know what, a lot of people in the suburban still can't afford for their lives and families. and to make this statement much worse, most of 'em are living near the river that could threaten their lives if the rainy season comes.

Back to the topic, just remember the last election we did in 2004. Same old stuffs like this. Campaigns with a lot of promises that never going to happen. And look at this present time, a lot of people still unemployed, things are become more expensive these days, education systems are so confusing not only the students but also the teachers and so on. And the saddest reality is, that the politicians have done so many things that really unpleasant to hear, such as corruptions, sex scandals, and so on. Come on, with money that they corrupted, they can help a lot of people that really need some help, such as medical help.

OK, I don't want to be smart ass guy that talking about politic here. I am just saying what's in my head right now.

Well, see ya later, cuz I have a lot of homeworks to do rite now.

07 February 2009

I Guess This is What They Called "The End"

Dengan berat hati saya, Panji Maulana a.k.a JiPanZ selaku pemilik blog ini mengumumkan bahwa blog ini di tutup....

























untuk sementara!!! hehe.... gw lagi berusaha nyusun jadwal buat nulis blog neh.. masih sibuk terus dari kemaren jadi ga jalan-jalan .. hehe... untuk masalah postingan tentang "musuh" dari metal yang gw janjikan dulu, di pending dulu yeeee... gw masih mencari data-data yg lebih akurat lagi.. hehe..

ok saya sudahi dulu pertemuan kita kali ini dengan membaca hamdalah, istighfdar sebanyak-banyaknya, dan do'a kafaratul majelis..(mau mentorrr mas???)

until next time... Mischieve Managed....

(Harpot banget haha)

16 December 2008

Hoooooaaaamhhh

Hey hey hey... sorry seems the hardest words to say (halah) parah.. masi bisa gak ya gw disebut blogger? nih blog jarang banget gw update... hehe... banyak banget halangan klo lagi niat mu nge blog. Mulai dari Ulangan Umum, males lah, pergi lah.. huuuaaahh...

Oke, sebagai "pembuka" untuk yang kesekian kalinya gw nge blog lagi, di post selanjutnya gw Insya Allah akan bahas soal musik (lagi). Tapi bukan metal lagi. nanti gw akan bahas tentang (yang katanya) "musuh" dari metal... Siapakah musuh dari metal? tunggu update blog saya berikutnya sekembali saya dari TA 2008/2009 ini haha...

09 November 2008

He Who Makes The Beast Of Himself, Gets Rid of the Pain In Avenged Sevenfold Concert!!

Hehe sori-sori kepada yang nunggu postingannya konsernya ( Padahal sapa juga yang nunggu). Maklum minggu-minggu kemaren gw lagi UTS, jadi ga sempet deh. hehe..

22 Oktober 2008. Ada apa dengan hari itu? Sumpah Pemuda? Bukan itu tanggal 28 Oktober. Peringatan Bom Bali 1? Bukan juga, itu tanggal 12 Oktober. Lalu ada apa di tanggal 22 Oktober 2008? Selain dari hari tersebut adalah hari ulang tahun gw yang ke 16 yang pasti banyak orang yang melupakannya atau bahkan tidak tahu, hari tersebut adalah konser kedua dari Avenged Sevenfold, band heavy metal asal Orange County, CA. Yap betul sekali anda, ini merupakan konser kedua mereka setelah konser pertama pada 7 Agustus 2007 silam. Konser ini di promotori oleh Java Musikindo, punya nya Om Adrie Subono. Konser ini diadakan di Tennis Indoor Senayan, sama seperti tahun lalu. Oke sekarang gw akan menceritakan kronologi peristiwa (cieh kata-katanya) di sana. Jadi pada duduk yang manis ya. Hehe..

Gw pulang kerumah pada pukul sekitar 2 kurang dari sekolah. Setelah melewati halang rintang, bahaya-bahaya yang mengancam jiwa, akhirnya saya sampai di rumah pada pukul 3.15. Setelah sampai di rumah, gw pun bersiap-siap untuk berangkat. Pada pukul 4, Fauzi akhitnya menampakkan batang hidungnya di depan rumah gw. Ya sudah, gw suruh masuk saja daripada ntar jadi kayak alay di depan rumah gw.Oke tinggal nunggu 3 orang lagi. Ben, Yudo, dan… Ahh gw lupa namanya, pokoknya dia temennya Ben juga. Setelah di tunggu-tunggu Ben dan kroco-kroconya tak juga muncul, akhirnya mereka muncul juga jam 5. Sudah hampir telat nih. Ya sudah tak apa. Lalu kami pun berangkat menuju venue dengan mobil saya.

Setelah sampai di venue, yakni Tennis Indoor Senayan pada pukul 5.30, kami pun langsung masuk. Ternyata masih banyak juga yang belum masuk padahal gate nya aja udah di buka. Lalu kami sekalian dengan leluasa masuk ke dalam Tennis Indoor melalui gate 2 tanpa harus mengantri lagi. Haha..

Setelah di dalam venue, saya dan Fauzi akhirnya berpisah dengan Ben dkk karena mereka lebih memilih berda di barisan belakang. Oke, emang saya dan lainnya juga pertama dapetnya di yang belakang-belakang, namun dengan kesempatan yang se upil, akhirnya gw dan Fauzi bisa menerobos sampai di front row. Hahay..

Namun pada hari itu nampaknya ke-malang-an datang. Gw kehilangan tiket masuk yang bias jadi collectible item itu. Argh. Ngeselin t***. Sayang banget gw bisa keilangan benda kayak gitu. Namun apa daya, gw juga ga bisa ngapa-ngapain lagi. Ya udah gw relakan saja. See you in the afterlife, my ex-ticket. Hiks-hiks…

Oke back to the topic. Setelah penantian yang lama bangat, akhirnya band pembuka, Jibriel pun keluar. Hmm.. pertama keluar sih kostumnya nyentrik-nyentrik banget. Tapi begitu gw liat vokalisnya, bah! Gerard Way’s Wannabe nih. Asli mirip banget. Udah gitu gitaris nya pas lagu ke brapa gitu kayak pake daster buat di rumah. Itu mau manggung apa mau tidur tuh. Hehe. Bercanda-bercanda. Tapi secara musikalitasnya mereka ga terlalu jelek lah ga kayak band-band yg kayak sekarang gini. Oiya abiz konser A7X gw baru nyadar: Drummernya itu anaknya Ahmad Albar. Itu lho vokalisnya God Bless. Berikut hasil jepretan saya:

Jibriel


Jibriel in action


Gitaris Jibriel sebelum ganti baju daster


Jibriel lagi


Stage sebelum di"perawanin" sama Jibriel

Dan apa reaksi penonton setelah Jibriel manggung?

Boo Hoo...

Oke waktu menunjukkan pukul 8.30. Jibriel dah selese perform. Tapi masih nunggu lagi peralatan-peralatan dig anti. Lama banget. Namun pada pukul 9 kurang dikit, lampu panggun mati. Keluar asap dari backstage. Lalu terdengar bunyi organ yang biasanya ada di gereja-gereja. Yap, it’s show time! Keluarlah para personil Avenged Sevenfold yang terdiri dari Synyster Gates (gitar), Zacky Vengeance (gitar), Johnny Christ (Bass), M. Shadows(vocal) dan The Rev (Drum). Di lantnkan lah lagu pertama mereka, Critical Acclaim. Sontak para penonton pun histeris banget. Gw aja yang pertama ada di bagian kanan panggung, tiba-tiba geser kearah tengah. Gile. Tapi gw mah bodo amat. Moshing aja gw di tengah.

Rata-rata para personil A7X tidak beda dengan tahun lalu. Synyster dengan baju putihnya, Zacky dengan baju yang saya lupa warna dan motifnya. Johnny yang klo ga salah make kaos juga, tapi bukan putih, M.Shadows make baju clothing line nya Zacky Vengeance , Vengeance University ( di Jakarta ada gak yah? Sumpeh keren banget bajunya), Lalu The Rev dengan tidak kelihatn di balik drum setnya yang bertumpuk.

Setelah lagu pertama selese, mereka langsung menghajar dengan Afterlife. Dan pertama kalinyagw ngeliat solo nya Afterllife denga mata gw. Anjrit parah abis Alternate Pickingnya Synyster Gates. Cepet dan ber enerjik banget. .

Lalu stelah itu, ada chit-chat dari M. Shadows. Lalu mereka langsun melantunkan lagu ketiga, BREAST AND THE HARLOT. Oops salah, maksudnya Beast and The Harlot. Lagu ini dimainkan hamper sama dengan yang tahun lalu. Itu-itu aja vokalnya. Jadi saya agak bisa menebak saja melodi-melodi nya.

Lalu beranjak ke lagu keempat, Scream, adalah lagu yang enak sangat. Gw ampe bergoyang di tengah crowd yang sesak banget. Lalu lagukelima, Seize The Day, lagu yang ajib. Ada yang beda dari tahun lalu. Johnny yang nyanyi Seize The Day lho. Haha.. suaranya menurut gw ga jelek-jelek si. Tapi itu kan pendapat gw. Ga tau deh klo yang lainnya bilang apa. Hehe..

Next, Unholy Confessions. Sayang banget, begitu mau mulai ni lagu, tiba-tiba dari gitar Zacky ga keluar suara. Untung bisa di tangani dengan cepat. Pasa di akhir lagu gile Synyster pinched harmonic-nya keren banget. Bisa melengking tinggi. Wuih gw moshing parah di lagu ini. Ampe dorong-dorong cewe. Bodo amat biz nya yang di belakang gw juga ngajakin rebut juga si, ya udah gw rebut juga sekalian. Haha.. berikutnya, Solo dari Synyster Gates. Solo di konser ini beda dengan yang tahun lalu. Klo yang tahun lalu Cuma Synyster ama The Rev Aja yang maen, kemaren semua personilnya juga main kecuali M.Shadows. enak juga solonya. Bisa bikin fly.

Haha, waktu kapan gw lupa, si Synyster menggoda penonton dengan minuman nya. Haha. Lucu banget dah nge liat ekspressinya. Rada kalem gitu mukanya, tapi jahil juga kayaknya ni orang. M. Shadows pun bersenda gurau dengan penonton. Lalu dari penonton pun ada yang melempar Rokok. Wahaha, langsung ajah tuh rokok di sambet Shadows ama Zacky. Mereka kocak-kocak.

Oke selanjutnya terdengar suatu kata-kata yang membuat penonton lebih histeris lagi

He who makes the beast of himself, Gets Rid Of The Pain being a man

Yap! Bat Country. Anjrit, crowd nya langsung chaos lagi. Gila gw ampe di sikut-sikut. Di tabok-tabok. Gw bales aja. Ahaha. Mantep banged ah. Lagu selanjutnya, Gunslinger, w ga begitu apal liriknya. Cuma beberapa line aja yang ada di otak gw saat itu. Lalu lagu terakhir mereka, Almost Easy, di lantunkan. Semua nya langsung sing along bersama M. Shadows. Gw pun juga kurang begitu apal ni lagu. Tapi lumayan lah yang apal line nya dikit. Hehe..

Stelah itu, mereka pun menyelesaikan set mereka. Namun, para penonton kurang puas. Mereka terus mengumandangkan password terpenting di akhir konser: we want more! We want more! We want more! Akhirnya personil A7X pun keluar lagi. Berkumandanglah intro yang sangat drama banget menurut gw. A Little Peace Of Heaven. Wih ni lagu klimaks banget. Manteb dah. Semua personilnya bermain dengan baik banget. Seneng gw ngeliat mereka..
Berikut adalah hasil jepretan saya lagi:








Akhirnya setelah lagu itu, mereka semua beneran pamitan . jahhhh… kecewa banget gw. Dikit banget set list nya. Mana Dear God, Chapter Four dan I Won’t See You Tonight part.1 nya??? Argh. Sayang banget. Tapi ga papa lah. Melihat mereka lagi aja udah untung banget. Tiketnya aja sold out alias ludess bokk… haha akhirnya gw keluar dari venue, ketemu dengan yang lain, belanja sebentar, bis situ pulang deh jam 11an.

Okeh sekian postingan gw yang puannnjannggg ini. Semoga bermanfaat bagi saya pada khususnya dan pada pembaca pada umumnya ( lho kok jadi kayak ceramah??). maaf bila ada salah-salah kata. Smell ya later!!

Oiya next stop::
1. Konser As I Lay Dying 27 Nov 2008
2. Konser Bullet For My Valentine 4 Feb 2009

Yahooooooo!!!!

26 October 2008

Yo-Yo-Yo

Wassup??? Bentar lagi gw akan nge-post tentang perjalanan gw pas kemaren nonton konser Avenged Sevenfold di Tennis Indoor Senayan 22 Oktober 2008. Just patiently wait okeeyyy....

p.s.: Visit my new wordpress blog: liveinabox.wordpress.com Still new and still fresh for my TIK task.

19 October 2008

Praktek Ternyata Tak Semudah Melihat

Pernah melihat John Petrucci, Paul Gilbert, Yngwie Malmsteen atau mungkin Synyster Gates bermain gitar?

Pernah berpikir bahwa mereka memainkan gitar tersebut bak memencet stik PS 2 karena saking cepatnya?

Pernah berpikir bahwa bermain gitar itu gampang sekali dan bermimpi dapat ber-shredding ria seperti jagoan-jagoan gitar tadi dalam waktu sebulan?

Jika hal-hal tersebut pernah mampir di benak Anda atau mungkin sampai sekarang Anda masih berpendapat demikian, lebih baik anda buang teori seperti itu jauh-jauh.

Tidak, saya tidak bermaksud untuk membuyarkan semua harapan Anda teman-teman, tapi memang begitulah kenyataannya. Bermain gitar tak semudah melihat.

Pikiran-pikiran seperti itu pun pernah hinggap di benak saya juga. Dulu ketika saya masih duduk di kelas 2 SMP. Saya pernah melihat seorang teman saya bermain gitar pada suatu waktu di kelas. Saya berpikir, " Gampang sekali memainkannya ternyata. Mungkin dalm 2 atau tiga hari gw udah bisa main 1 lagu." Padahal pada saat itu saya tidak tahu apa-apa soal gitar. Saya cuma berpikir bahwa saya akan terlihat lebih keren jika bisa bermain gitar seperti dia.

Lalu setelah saya sampai di rumah, saya pun langsung bergegas ke kamar, mengambil gitar saya yang sudah dari dulu dibelikan oleh Ayah saya namun tak pernah saya sentuh sedikitpun karena saya tak termotivasi belajar gitar, dan langsung berusaha untuk memainkan salah satu lagu dari majalah kumpulan lagu-lagu yang saya pinjam dari teman saya. Ketika saya memainkan lagu pertama, saya langsung merasakan. Bahwa bermain gitar tidak semudah berkomentar. Tangan saya pada saat itu masih belum kuat untuk menekan senar-senar fret karena belum biasa. Padahal untuk mendapatkan kekuatan untuk menekan fret, saya dulu membutuhkan hampir seminggu agar ketika gitar di genjreng tidak ada suara yang fals (seperti nguik-nguik) . Kembali lagi pada hari itu, karena saya sudah merasa tak bisa, saya lalu memainkan lagu yang lain. Ternyata hasilnya tak jauh beda dengan yang saya lakukan pada lagu pertama. Muncul suara Nguik-nguik lagi. Memindahkan kord dari C ke D saja saja saya masih membutuhkan waktu yang lumayan lama. Dan saya dulu hanya bisa menggenjreng dengan satu arah, saya tak tahu kenapa saya bisa kayak gitu. Lalu setelah lagu demi lagu saya mainkan, saya putuskan bahwa ternyata sya tak bisa main gitar, saya tak berbakat dan saya tak akan pernah mau untuk memainkan gitar lagi.. Sebuah pernyataan yang sangat konklusif sekali melihat hasil yang saya peroleh ketika usaha pertama saya bermain gitar.

Lalu setelah itu, pada hari berikutnya, saya melihat teman saya lagi memainkan gitar. Saya pertama masih berpikir ternyata gitar tak menarik untuk saya. Namun entah kenapa, begitu saya sampai di rumah lagi, niat saya untuk bermain gitar tumbuh lagi. Saya pun bermain lagu satu demi satu. Walaupun masih sama jeleknya, tapi saya bertekad Kalau orang lain bisa melakukannya, mengapa saya tidak? padahal orang lain dan saya sama-sama makan nasi juga lho.. Sebuah motto penyemangat yang masih saya pegang teguh hingga sekarang.

Hari demi hari saya lalui dengan bermain gitar setiap hari. Hingga akhirnya saya hampir bisa menguasai sebagian besar kord gitar . Saya sangat senang sekali. Bisa memainkan sebuah lagu yang meskipun tidak rumit tapi cukup membuat perjuangan saya tidak sia-sia.

Hingga hari ini saya menulis blog ini, saya pun masih senantiasa berlatih gitar, walaupun frekuensinya tak sesering dulu lagi, tapi setidaknya dalam sehari saya sudah menyentuh gitar saya. Walaupun saya belum sejago teman-teman saya yang suka jago, tapi setidaknya saya berusaha untuk meningkatkan skill dan pengetahuan saya di gitar.

Semoga tulisan saya ini bisa menjadi renungan, bahwasanya kita tak boleh meremehkan sesuatu. Tak hanya dalam gitar, namun dalam bidang-bidang yang lain yang dapat kita temukan sehari-hari pun tak boleh kita remehkan.

Haha. capek juga ya nulis kayak gini di warnet. oke, sampai ketemu di postingan saya berikutnya.

16 October 2008

Kembali Ke Bisnis

Hell-O..Hell-o... lama tak ber exist lagi di dunia maya setelah semua postingan-postingan gw yang kurang mendidik pas bulan puasa. disarankan anak di bawah umur jangan ampe baca yaa. hehe..

lama sekali ga ngisi nih blog. padahal selama liburan banyak banget kejadian-kejadian nan gokil n brutal yang mungkin bisa anda petik hikmahnya. mulai dari bukpus Lardjo (nama kerennya kelas gw pas 3 smp), bukpus di sekolah (SHI*T,uups salah sensor maksudnya SHIFT), ampe reuni gila Lardjo (lagi). manteb deh. mungkin hanya yang terkhir aja yang bakal gw buat post khusus, soalnya itu emang yang paling klimax dari liburan kemaren.

Oia, gw lagi demen banget ni ama yang beraroma misteri. wetz, tapi bukan misteri yang kayak hantu-hantu Indonesia yang makin gak jelas aja tiap hari. Untuk lebih jelasnya biar ga penasaran lagi, silakan buka saja blog ini. Thanks to Adank karna uda ngasih
tau blog yang informatif ini ke gw.

Isi dari blog itu menarik sekali lho. Mulai dari Kebenaran tentang Alien, UFO, terus tentang John Titor, sesorang yang mengaku datang dari tahun 2036 ke tahun 2000, lalu juga tentang Mesin waktu juga ada, dan laen-laen lah. wah misalnya lw demen tentang misteri-misteri di dunia yang belum terpecahkan, kudu buka dah tu site.

Lalu, sekarang ni gw juga lagi demen nonton Heroes Season 2. keren lho, walopun gw blum selese nontonnya ampe abis, tapi thrill nya yang bikin gw kesengsem ama ni Sinetron Amrik. Oia, ucapan terima kasihku jatuh kepada Nadhir yang udah bersedia minjemin DVD nya.hehe..



oke saya cukupkan saja post hari ini. lelah sekali saya untuk mengingat memori-memori menyenangkan saat liburan kemarin ( sok bet puitis). tapi emang hal-hal yang indah susah untuk dilupakan. tapi janganlah selalu terlena dengan hal-hal yang indah dan bagus saja. Kembalilah ke realita kehidupan mu.... hehe.... gw akan makin rajin nge post kok. liat aja deh dalam beberapa hari kedepan.